Judul: TEST-VIDEO BASED DISCUSSION DENGAN INTEGRASI EMOTION DETECTION PADA PLATFORM PEMBELAJARAN DARING: DAMPAKNYA TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI DAN KEPERCAYAAN DIRI DILIHAT DARI KETERLIBATAN EMOSIONAL MAHASISWA
TEST-Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam pengaruh penggunaan Video Based Discussion (VBD) yang terintegrasi dengan teknologi Emotion Detection terhadap Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi (Higher Order Thinking Skills - HOTS) dan Kepercayaan Diri (Self Confidence). Penelitian ini juga memfokuskan peran Keterlibatan Emosional (Emotional Engagement) sebagai faktor moderasi yang memengaruhi hubungan antara penggunaan VBD dan kemampuan berpikir tingkat tinggi dan Kepercayaan Diri. Dilakukan kuasi eksperimen yang melibatkan dua kelompok yaitu kelompok eksperimen yang menggunakan VBD dengan integrasi Emotion Detection dan kelompok kontrol yang menggunakan TBD tanpa teknologi Emotion Detection. Penelitian ini dirancang untuk memberikan bukti empiris tentang dampak teknologi terhadap proses dan hasil pembelajaran.
Judul: Instrumen HOTS
Instrumen HOTS ini dirancang untuk mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi mahasiswa berdasarkan kombinasi Taksonomi Bloom yang telah direvisi Anderson & Krathwohl (2001) dan Taksonomi Marzano & Kendall (2007).
Instrumen terdiri atas dua jenis tes, yaitu:
A. Tes Pilihan Ganda Berbasis HOTS
Tes Pilihan Ganda berbasis HOTS terdiri dari 16 butir soal yang dikelompokkan ke dalam 8 topik diskusi pada Mata Kuliah Interaksi Manusia dan Komputer, di mana setiap topik diberikan 2 butir soal yang dirancang untuk mengukur keterampilan berpikir tingkat tinggi berdasarkan kombinasi Taksonomi Bloom dan Marzano. Dalam pendekatan Taksonomi Bloom (Anderson & Krathwohl, 2001), soal dirancang untuk menguji tiga dimensi utama HOTS, yaitu menganalisis (analyzing), mengevaluasi (evaluating) serta mencipta (creating). Sementara itu, dalam pendekatan Taksonomi Marzano & Kendall (2007), tes juga mencakup aspek tambahan dalam HOTS, yaitu penggunaan pengetahuan (knowledge utilization), metakognisi (metacognition system) serta sistem diri (self system thinking. Dengan integrasi Taksonomi Bloom dan Marzano, tes ini tidak hanya mengukur keterampilan berpikir kritis secara kognitif, tetapi juga memastikan bahwa mahasiswa mampu merefleksikan proses berpikirnya, mengelola strategi berpikir secara efektif, serta menerapkan pengetahuan dalam konteks permasalahan nyata.
B. Tes Esai Berbasis HOTS
Instrumen tes esai ini terdiri dari 8 butir soal, masing-masing terkait dengan topik diskusi dalam Mata Kuliah Interaksi Manusia dan Komputer. Soal-soal ini dirancang untuk menguji kemampuan berpikir tingkat tinggi (HOTS) mahasiswa dengan mengacu pada Taksonomi Bloom dan Taksonomi Marzano. Dalam pendekatan Taksonomi Bloom (Anderson & Krathwohl, 2001), soal esai ini mengukur kemampuan mahasiswa dalam menganalisis (analyzing), mengevaluasi (evaluating), dan mencipta (creating) jawaban yang mendalam dan berbasis bukti. Sementara itu, dalam pendekatan Taksonomi Marzano & Kendall (2007), instrumen ini juga mengukur penggunaan pengetahuan (knowledge utilization) dalam menyelesaikan masalah nyata, metakognisi (metacognition system) untuk merefleksikan strategi berpikir yang digunakan, serta sistem diri (self-system thinking) yang mencerminkan regulasi diri dan motivasi mahasiswa dalam menjawab soal. Dengan demikian, tes esai ini tidak hanya menguji pemahaman dan pemecahan masalah, tetapi juga memastikan bahwa mahasiswa mampu merefleksikan proses berpikirnya, menerapkan strategi kognitif secara efektif, serta menunjukkan regulasi diri dalam menghadapi tantangan akademik.
Anda telah menyelesaikan pratinjau seluruh isi instrumen.